ORGANISASI ARSITEKTUR KOMPUTER PERTAHANAN

Penulis : Eryan Ahmad Firdaus,S.Kom.,M.Kom

Editor :-

No ISBN :-

Harga Buku : 100.000,-

Sinopsis : Organisasi dan arsitektur komputer merupakan fondasi penting dalam pengembangan sistem informatika modern. Dalam konteks pertahanan, pemahaman tersebut memperoleh dimensi tambahan karena komputer harus bekerja pada kondisi yang lebih kompleks dibandingkan komputer pada lingkungan perkantoran atau komputasi umum.

Komputer pertahanan harus mempertimbangkan hubungan antara performance, reliability, security, real-time behavior, power consumption, environmental robustness, maintainability, dan cost. Tidak terdapat satu arsitektur yang selalu menjadi solusi terbaik. Arsitektur yang baik adalah arsitektur yang paling sesuai dengan kebutuhan sistem dan batasan operasionalnya.

Melalui 14 bab dalam buku ini, mahasiswa diperkenalkan secara bertahap mulai dari arsitektur Von Neumann, bus dan ISA, CPU dan datapath, ALU dan DSP, pipeline, hierarki memori, I/O, multiprosesor, SoC, FPGA, hardware security, hingga fault-tolerant computing.

Pendekatan OBE memastikan bahwa proses pembelajaran tidak berhenti pada penguasaan konsep. Mahasiswa diarahkan untuk mencapai kompetensi yang dapat diamati melalui aktivitas menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan solusi arsitektur komputer.

Dengan demikian, hasil akhir pembelajaran bukan sekadar kemampuan menjawab pertanyaan:

“Apa itu CPU, memori, bus, atau FPGA?”

tetapi berkembang menjadi:

“Mengapa komponen tersebut dipilih, bagaimana komponen tersebut diintegrasikan, apa risiko dan keterbatasannya, serta bagaimana merancang arsitektur komputer yang aman, andal, efisien, dan sesuai kebutuhan sistem pertahanan?”

Kemampuan tersebut menjadi fondasi penting bagi mahasiswa Informatika untuk melanjutkan pembelajaran menuju bidang yang lebih lanjut seperti embedded system, real-time system, computer architecture, cybersecurity, artificial intelligence, digital signal processing, FPGA computing, autonomous system, dan military information technology.

 
 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *